SELONG, KANALNTB.COM – Lima, dari enam perampok asal Jerowaru terpaksa ditembak polisi Resor Lombok Timur, pada Selasa dini hari (24/4) sekitar pukul 23.00 Wita. Petugas terpaksa melesakkan timah panas kepada para pelaku karena saat mereka diamankan mereka hendak melawan petugas dengan senjata tajam.

“Mereka terpaksa kita lumpuhkan,” ujar Kapolres Lotim, AKBP M Eka Fathurrahman, Selasa (24/4).

Eka menjelaskan, penangkapan tersebut berawal dari kasus perampokan yang terjadi di dusun Jurang Malang, Ekas Buana, Jerowaru, pada Senin (23/4). Sekitar pukul 03.00 dini hari. Keenam pelaku mendobrak pintu rumah milik pengepul jagung, Amaq Marni.

Lantas, para pelaku memaksa korban agar menunjukkan dimana korban menaruh uang hasil penjualan panen yang baru diterima. Awalnya korban menutup mulut.
Tapi karena diancam akan dibunuh, korban terpaksa memberitahukan tempat menaruh uang.

Usai berhasil menggondol uang sejumlah Rp 38 juta, pelaku kabur. Korban bersama kerabat, segera melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian setempat.

Dari keterangan korban, polsek Jerowaru bersama unit buser resor Polres Lotim segera memburu. Kurang dari 1 x 24 jam, penggrebegan dilakukan. Keenam orang pelaku tersebut berhasil disergap anggota kepolisian. Adapun inisial para pelaku diantaranya yakni, Ek, Nu, Lu, SR, Ma, MA. Sebagian besar pelaku dari Dusun Ekas, desa Ekas Buana, Jerowaru.

“Dari tangan pelaku, tim mengamankan sejumlah barang bukti uang. Mereka ada yang mendapat bagian banyak ada juga yang tidak banyak. Sebagian juga sudah digunakan,” imbuh Eka.

Dari hasil keterangan dan penelusuran polisi, masih ada satu pelaku yang buron. Inisial pelaku, M. Pelaku kini masih dalam pengejaran kepolisian. (Dex)

1
50%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
1
50%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here