KSB, KANALNTB.COM – Kabupaten Lombok Utara pada usianya yang masih tergolong belia, dunia pariwisatanya tak bisa dianggap remeh. Buktinya, sektor pawisatanya sudah mendunia dan memberi Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai 60 persen.

Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin ST, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya tidak membantah jika KLU memiliki strategi yang tepat dalam mengelola SDM wisatanya menjadi sebuah potensi pendapatan daerah.

“Kami berharap, dengan adanya kemitraan KSB dengan KLU di sektor pariwisata ini, KSB bergairah,” ujar Wabup.

Di hadapan para pejabat Teras KSB dan KLU yang hadir di Kantor Bupati Sumbawa Barat, Kamis (12/4), Wabup KSB meminta agar strategi keberhasilan itu mau dibagikan dalam semangat ber-NTB.

Sementara itu, Bupati KLU, Dr. H. Najmul Akhyar mengatakan, bahwa angka kunjungan wisatawan hilir mudik perhari di KLU mencapai 2600 bahkan 3000. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari ketersediaan pelayanan. Karena tidak mungkin orang kita tuntut berkontribusi sedangkan pelayanan lemah.

Ditambahkannya, dari tahun ke tahun, Pendapatan Asli Daerah (PAD) KLU dari sektor pariwisata capaiannya bahkan cenderung mengalami peningkatan.

Kendati dianggap berhasil oleh kabupaten lain, Sumber Daya Alam-potensi wisata KLU masih banyak yang belum dimanfaatkan dan dikelola dengan baik.

“Selama kita terus berikhtiar dan berusaha dengan lompatan tinggi berdasarkan rencana kerja, nawacita itu bisa tercapai,” terangnya.

Yang paling penting ialah, memelihara destinasi yang ada. Percuma kita promosi dan perbaiki, kalau itu tidak pelihara. Selain itu, KLU juga berani mengalokasi anggaran besar untuk pengembangan sektor pariwisata.

“Alhamdulillahhh, kami bersama pihak swasta gencar melakukan promosi. Bahkan angkanya jika diakumulasikan mencapai ratusan milyar,” ujarnya.

Tidak sampai disitu saja, rasa aman dan nyaman juga harus menjadi yang utama. Begitu juga dengan sikap keramahtamahan masyarakat dalam menyambut wisatawan.

Pria yang juga menjabat sebagai ketua Kahmi KLU itu menambahkan, banyak hal yang dilakukan oleh Pemkab Lombok Utara untuk pariwisata. Begitu juga dengan wisata syariah. Keberadaannya tanpa harus mengganggu apalagi melumpuhkan wisata konvensional.

“Melalui kemitraan ini, KLU siap membantu. Salah satunya, meminta travel agent di KLU untuk memasukan KSB dalam agendanya travelernya untuk eksplor,” demikian Bupati KLU.

Untuk diketahui, Bupati KLU Dr. Najmul Ahyar hadir bersama rombongannya. Diantaranya, Staf Ahli Bidang ekonomi, asiaten II, Sekdis Perhubungan, Kadis DPMPTSP dan Kadis Pariwisata.(Dhev)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here