MATARAM, KANALNTB.COM – Pelaku kasus perdagangan orang oleh dua warga Dompu, Supriati (35 tahun) dan Uti Abdullah (44 tahun) yang ditangkap 2 Februari lalu, berkas perkaranya sudah dinyatakan P21 atau lengkap oleh JPU sejak tanggal 21 April lalu. Dengan demikian kedua tersangka berikut barang bukti  kasus tersebut akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi NTB untuk proses lebih lanjutnya.

“Proses penyidikan sudah dinyatakan lengkap oleh kejaksaan tinggi NTB , sejak tanggal 17 April kita sudah menerima P 21. Kita juga sudah melakukan koordinasi untuk tahap dua yakni pengiriman tersangka dan barang bukti ke kejaksaan tinggi untuk ditindaklanjuti ke kejaksaan negeri,” ungkap Kasubdit IV Direskrum IV Polda NTB, Ni Made Pujewati, S.I.K, M.M

Menurutnya terdapat 8 buah barang bukti yang akan diserahkan kepada kejaksaan. Yakni 6 buah paspor, 4 buah boarding, 4 buah boarding pass CITILINK, 3 lembar fotokopi KTP, 2 lembar Kartu Keluarga, 26 buah print out rekening BNI TAPLUS, dan 1 lembar bukti transfer ATM Bank BRI dan BCA.

Sementara itu, ia mengaku bahwa meskipun tugas pihak kepolisian sudah selesai dalam penyidikan karena sudah dilimpahkan ke kejaksaan, namun pihaknya tetap meminta bantuan kepada P2TP2A provinsi NTB dalam kaitan beberapa tahapan terhadap korban dan dalam rangka mendukung proses hukum lainnya.

Sementara itu perwakilan
Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Ibu dan Anak  (P2TP2A) provinsi NTB, Ratning Diyah, menyatakan bahwa pihaknya akan tetap melakukan pendampingan sampai kasus ini selesai
terhadap 6 orang korban berinisial SK, JU , SRI, LS, SAK, dan SY.

“Kami akan tetap mendampingi kasus ini sampai selesai, sampai sidang dilaksanakan di Kabupaten Dompu. Kami akan melakukan pendampingan khususnya terhadap korban dalam hal psikologis dan pemberdayaannya,” ungkapnya.

Dengan pengungkapan kasus ini pihak kepolisian juga berharap masyarakat bisa lebih berhati-hati untuk bekerja ke luar negeri. Masyarakat diharapkan mengikuti proses atau mekanisme prosedur yang benar.

“Cari informasi di dinas ketenagakerjaan, kemudian mencari informasi perbandingan kepada masyarakat yang memang sudah berhasil dan melalui prosedur yang benar untuk bekerja ke luar negeri,” tandasnya. (dewi)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here