MATARAM, KANALNTB.COM – Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat, Hj Wartiah, mengatakan seorang perempuan harus jadi petarung. Hal tersebut diungkapkannya dalam peringatan Hari Kartini, Jumat, (20/04).

Menurut Wartiah, kalau dulu perempuan diberikan ruang luar biasa. Sekarang lebih mengambil posisi srategis.

“Di NTB sekarang udah ada kepala daerah perempuan, dan pecah telur. Sehingga kedepan perempuan harus menjadi petarung,” kata Wartiah kepada kanalntb.com.

Pada kontestasi pemilihan kepala daerah sekarang, kata Wartiah sudah ada keberanian perempuan. “Pencalonan gubernur sekarang ada perempuan, ada keberanian kearah sana juga, walaupun saya beda pilihan. tapi itu hal lain ya,” kata Wartiah.

Bukan dalam politik perempuan menempati posisi strategis, sambung Wartiah, namun juga pada birokrasi sudah ada sebagian kepala dinas dari perempuan.

“Peningkatan kualitas sudah harus ditingkatkan. Sekarang pimpinan DPRD NTB pertama perempuan Isvie Rupaedah luar biasa mengayomi kita. SKPD juga sudah mulai ada perempuan, pimpinan parpol perempuan juga seperti saya. Kemudian secara nasional menteri kita, menteri Susi yang menuai pro kontra dilirik nasional dan internasional, Menteri Keuangan juga perempuan yang diberi penghargaan internasional, kurang apa Jokowi memberi ruang kepada perempuan,” ujar tokoh perempuan yang juga Ketua DPW PPP NTB.

Menurutnya di Pilgub Jawa Timur juga sekarang sedang bertarung Calon Gubernur perempuan . “Kemudian sekarang lagi bertarung di Jatim, dari survey terus naik Insya Allah Khofifah menang. Sekarang perempuan bukan sekedar partisipan, tapi harus membuktikan bersaing dengan laki-laki. Setidaknya dua perempuan sekarang menjadi kekuatan yang diatur dalam Undang-undang, dan kesadaran terjun di dunia politik.” (Pur)

0
0%
like
1
100%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here