MATARAM, KANALNTB.COM – Badan Pengawas Pemilu RI kembali membuka perekrutan anggota Komisioner Bawaslu Nusa Tenggara Barat.

Ketua Tim Seleksi Bawaslu NTB Safwan, mengatakan rekrutmen calon anggota Bawaslu NTB ini mengacu pada ketentuan Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

“Seleksi ini untuk mencari dua orang komisioner Bawaslu NTB,” katanya di Mataram, Rabu (26/4).

Terkait hal itu, ujarnya, Bawaslu RI telah membentuk tim seleksi yang terdiri atas lima orang dari para akademisi yang akan menjaring anggota Bawaslu NTB. Mereka ini terdiri dari Safwan SH.M.Hum dari Fakultas Hukum Universitas Mataram, Dr Sri Budi Eko Wardani dari Fisip UI, Dr.HL Parman, Dr. Widodo Dwi Putro, dan Salahuddin dari IAI Bima. Kelima orang tim pansel itu mulai bertugas sejak 25 April 2018.

“Untuk tahapan seleksi calon anggota Bawaslu NTB dimulai pada 25 April 2018 hingga 5 Juni 2018,” ujarnya.

Safwan menjelaskan seleksi calon komisioner Bawaslu NTB itu dilakukan untuk menambah personil Bawaslu NTB sesuai ketentuan undang-undang.

“Jadi ini tambahan, sebelumnya di UU nomor 15 tahun 2011 jumlah komisioner Bawaslu tiga orang, sehingga dengan adanya UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, komisioner Bawaslu NTB menjadi lima orang,” jelasnya.

Untuk seleksi sendiri lanjutnya, calon komisioner Bawaslu NTB harus melalui sejumlah persyaratan di antaranya
berusia minimal 35 tahun, sehat jasmani dan rohani, tidak terdaftar sebagai anggota partai politik, tidak pernah terlibat kasus hukum, dan menguasai pengetahuan tentang kepemiluan.

Adapun waktu penerimaan pendaftaran calon komisioner Bawaslu NTB berlangsung sejak 3 Mei sampai
9 Mei 2018. Mereka nantinya akan menempuh sejumlah test, yakni Computer Assisted Tes (CAT), test psikologi, test kesehatan dan test Wawancara.

“Hasil akhir seleksi ini akan diumumkan pada 5 Juni 2018 dan hasilnya langsung kita serahkan ke Bawaslu RI,” ucap Safwan.

Sementara itu, Sekretaris Timsel Sri Budi Eko Wardani, mengatakan tahapan seleksi kali ini berbeda dari tahapan sebelumnya. Jika sebelumnya tahapan test CAT, test kesehatan, dan psikologi digabung, maka kali ini di buat dua tahapan. Pertama test CAT dan psikologi, selanjutnya baru dilaksanakan test kesehatan dan test wawancara.

Ia menuturkan, semua calon komisioner Bawaslu NTB yang pernah ikut test beberapa waktu lalu bisa mendaftar. Termasuk berupaya maksimal agar calon perempuan juga mengikuti seleksi tersebut.

“Karena memang dibutuhkan quota 30% perempuan. Kami upayakan agar banyak masyarakat yang mendaftar, meski yang dicari hanya dua orang,” tuturnya.

Tidak hanya itu, pihaknya berharap calon peserta test merupakan orang-orang yang punya kapasitas dan kapabilitas. Dikarenakan kebutuhannya dua orang calon komisioner, sedangkan pihaknya membutuhkan minimal 16 pendaftar.

Meski demikian, ia optimistis Bawaslu NTB akan dihuni orang-orang profesional dan berintegritas yang memicu pemilu yang berkualitas.

“Bagi masyarakat yang berminat menjadi komisioner Bawaslu NTB bisa mengakses melalui website www.bawaslu.go.id atau menghubungi nomor panitia seleksi di nomor HP 0823 4033 7279,” tandas Sri Budi Eko Wardani. (Pur)

13
76%
like
2
11%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
2
11%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here