LOMBOK TENGAH, kanalntb.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Barat akan menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di Mataram, tanggal 2-3 April 2018.

Dalam Rakorwil, DPW PKB mengusung tiga agenda strategis yang akan disampaikan langsung Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan diikuti seluruh Ketua DPC PKB se NTB, Ketua Lembaga Pemenangan Partai (LPP) DPC PKB se NTB, semua kader PKB yang duduk di DPR Provinsi, Kabupaten maupun Kota di NTB.

Ketua Panitia Rakorwil, Hamzan Wadi mengatakan, persiapan rakorwil sudah tidak ada masalah, baik lokasi maupun penyambutan kedatangan Ketua Umum (Ketum). Seperti penyambutan di Lombok Internasional Airport (LIA) Lombok Tengah di ruang VVIP yang akan disambut berbagai atraksi budaya Lombok, dilanjut kunjungan ke Ponpes Al-Manshuriyah Ta’limusshibyan, Bonder, Loteng dibawah pengasuh TGH Ahmad Taqiuddin Manshur untuk melaksanakan dzikir dan shalawat dengan tema PKB berdzikir. Setelah itu, ke Universitas Mataram (Unram) untuk memberikan kuliah kebangsaan dan pembukaan Rakorwil.

“Adapun tiga agenda dalam Rakorwil,” jelas Hamzan Wadi selaku juru bicara LPP DPW PKB NTB.

Tiga agenda itu kata Hamzan, di antaranya memenangkan Ketum, Muhaimin Iskandar menjadi Wakil Presiden (Wapres) Joko Widodo (Jokowi), pemenangan PKB di Pileg 2019 mulai dari DPR RI, Provinsi, Kabupaten dan Kota. Ketiga, memenangkan calon Gubernur, bupati dan walikota yang diusung PKB di Pilkada serentak 2018.

“Untuk Pileg, target kursi di DPR RI sebanyak 100 kursi. Artinya, NTB paling tidak dua kursi,” katanya.

Kemudian, untuk pemenangan calon gubernur, PKB akan memenangkan paket Suhaili-Amin. Sedangkan calon Bupati Lombok Barat akan menangkan Zul-Khair, di Lombok Timur akan menangkan Fiddin dan kota Bima akan menangkan Lutfi-Feri.

“Ketum sendiri akan memerintah kader untuk merapatkan barisan. Bagi kader yang tidak mau, sanksinya dipecat. Sanksi ini pun akan langsung dilakukan DPP PKB sendiri,” ucapnya.

Untuk itu, di Rakorwil akan diundang juga semua calon gubernur, bupati dan walikota agar mendengar langsung komitmen dari PKB dalam memenangkan mereka. Selain itu, untuk menepis semua issu murahan yang terjadi saat-saat ini, untuk memecah belah jamaah Nahdiyin dan PKB. Apalagi, issu gadungan yang dimainkan adalah kalau PKB tidak mendukung paket Suhaili-Amin, tapi mendukung calon lain. Namun, semua itu akan terjawab di rakowil, kalau issu itu tidak benar dan PKB tetap solid dan komitmen memenangkan Suhaili-Amin.

PKB tidak akan pernah mendukung calon lain, selain Suhaili-Amin. PKB tetap dukung nomor satu, sesuai dengan nomor urut dari PKB yakni satu,” tegasnya. (DIK)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here