LOMBOK UTARA, kanalntb.com – Kegiatan pemindahan jalan atau privatisasi yang diduga di lakukan oleh manajemen Sunrice Resort di Dusun Gili Air, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU) menuai perotes keras dari masyarakat setempat.

Pasalnya, pengalihan jalan tersebut di nilai tidak sesuai dengan aturan yang berlaku, oleh sebab itu Kepala Desa Gili Indah H. Taufik meminta kepada Manager dari Resort tersebut untuk menghentikan kegiatannya.

“Tolong pemilik dan Manager Sunrice, Gili Air jangan lanjutkan aktifitas anda memindahkan jalan itu. Maaf saya sangat tidak setuju dengan cara-cara kalian seperti ini,” ungkapnya pada akun Facebook resmi miliknya.

Menanggapai hal tersebut, Pemda Lombok Utara melalui Kepala Bidang Administrasi Pengendalian dan Pembangunan Lalu Majemuk mengatakan, pihaknya akan turun mengecek dan mencari informasi terhadap persoalan itu, jika nanti sudah jelas baru biduk dan alasan permasalahanya baru akan tindak lanjuti.

“Kondisi seperti ini pasti mereka mempunyai alasan kenapa dia melakukan itu, nah alasan-alasan itu yang akan kita gali lagi, kalau memang itu tidak sesuai aturan dan peruntukanya maka kita akan hentikan,” tegasnya.

Terkait sanksi apabila privatisasi jalan tersebut benar menyalahi aturan dan peruntukan pihaknya maka, pihaknya akan hentikan saja pengerjaannya, jika memang sudah sekian kali melakukan hal serupa baru akan meninjau kembali untuk memberikan sanksi yang lebih berat.

“Kami dari tim, karena kapasitas kami adalah tim penertiban, menurut informasi tadi yang akan turun lansung Sat PoL PP, insaaloh hari senin kami akan turun untuk mencari solusi dan informasi,” terangnya. (EZA)

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here