SUMBAWA BESAR, kanalntb.com – Embung Pernek kini siapa yang tidak mengenalnya, dimana embung yang di bangun pada tahun 2017 dengan dana APBN sekitar 7,5 M tersebut, kini menjadi salah satu lokasi wisata yang memiliki daya tarik tinggi di wilayah selatan Sumbawa. Letak Embung Pernek yang berlokasi di Desa Pernek tersebut, menyajikan panorama alam yang begitu indah dengan dikelilingi hijaunya bebukitan.

Dari hasil Wisata Syariah sejumlah awak media dari berbagai media yang tergabung dalam Komunitas Babe Menyapa Alam pada Sabtu 10/3/2018 di Desa Pernek tersebut, tampak di lokasi Embung pernek sejumlah masyarakat baik itu dari Kabupaten Sumbawa maupun dari luar kabupaten Sumbawa nampak asyik menikmati indahnya panorama alam.

Kepala Desa Pernek, Drs Saguni, kepada wartawan memaparkan, Lokasi Embung pernek untuk dikembangkan menjadi lokasi ekowisata. Sebelumnya sudah dibahas antara pemerintah desa dengan KPH puncak Ngengas Batu dan kementerian lingkungan Hidup dan kehutanan RI, kemudian ditindaklanjuti dengan pelatihan bagi masyarakat setempat pada maret 2017 lalu.

Sementara untuk tahun 2018 ini, pemerintah desa telah melakukan kerjasama dengan KPH dan Pokdarwis meluncurkan program Ekowisata Alam Embung Pernek yang dilaksanakan pada tanggal 11 pebruari 2018 lalu.
“ Kami telah mengirim 3 orang anggota Pokdarwis untuk melakukan pelatihan di Bogor yang didampingi oleh lembaga swadaya masyarakat dari Jakarta selama 2 minggu di Bogor,“ ungkapnya.

Untuk diketahui selain lokasi wisata Embung Pernek, di lokasi yang sama juga bisa dikunjungi yakni Air Terjun Tebatewa yang tak kalah menariknya yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 1 KM. Air terjun tersebut lokasinya sangat rindang di tengah hutan yang alami, sehingga dipastikan pengunjung akan betah berada di lokasi tersebut.

Dan bukan itu saja, lokasi tersebut juga menyajikan spot mancing, perosotan dan yang paling penting wisatawan juga akan dimanja dengan berbagai tawaran kuliner lokal seperti, Sepat, Singang, Poteng jadi dan masih banyak kuliner lainnya.

Dalam hal ini, dirinya berharap, dengan adanya ekowisata tersebut, pemerintah daerah melalui dinas pariwisata untuk dapat membantu mengembangkan lokasi pariwisata tersebut, karena sangat disayangkan jika aset yang besar tersebut tidak ada campur tangan pemda maka dipastikan perkembangannya akan sangat lambat.

Dan untuk diketahui, pemdes sejauh ini telah banyak berupaya untuk mengembangkan wisata tersebut guna kepuasan wisatawan Diantaranya telah bekerjasama dengan pokdarwis dan bumdes, yakni menyediakan home stay di sekitar permukiman warga serta beberapa kerajinan tangan.

Demikian juga dalam waktu dekat, ada LSM dari Jakarta  yang akan membatu untuk pengembangan lokasi tersebut dengan membangun Flaying Fox, beruga apung, dan beberapa rakit untuk digunakan pengunjung. “Tidak kurang dari ratusan pengunjung perbulannya yang datang ke sini,” ungkapnya.

“ Ekowisata tersebut adalah kebanggaan kami, ibaratnya itu adalah sebuah mutiara yang perlu dikembangkan dan dilestarikan agar kedepannya bisa membawa efek yang besar khususnya bagi perekonomian masyarakat setempat,” jelas Saguni.(YUDI)

1
50%
like
1
50%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here