LOMBOK TENGAH, kanalntb.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lombok Tengah, Jalaludin mengakui, dari 127 desa di Kabupaten Lombok Tengah, baru 103 desa yang sudah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sementara, sisanya sebanyak 24 desa belum memiliki BUMDes.

Bahkan, dari 103 BUMDes yang ada, 4 di antaranya sudah tidak aktif atau mati suri. Sisanya berjalan normal.

“Semua ini bergerak di dibidang simpan pinjam, penyewaan alat pertanian, usaha air bersih, koperasi, permodalan usaha berbunga rendah hingga peternakan,” jelasnya.

Disatu sisi, perusahaan milik pemerintah desa sangat membantu meningkatkan pendapatan desa dan ekonomi masyarakat desa. Bahkan, mampu mensejahterakan aparatur pemerintah desa.

“jika selama dikelola dengan baik,” terangnya.

Tidak hanya itu kata Jalaludin, jika dilihat dari sisi manfaat dan mudarat, lebih banyak manfaatnya. Cotohnya, bisa membuka peluang pekerjaan, pergerakan ekonomi dan menekan angka kemiskinan.

“Penyertaan modal pemerintah desa ke BUMDes pun, sudah diatur. Jadi, jangan takut dan khawatir,” ungkapnya.

Karena, sudah jelas diatur dalam APBDes, di mana 10 persen diambil dari APBDes setiap tahunnya. Kemudian, 25 persen untuk pemberdayaan masyarakat. Sisanya, dimanfaatkan untuk operasional pemerintah desa dan program pembangunan fisik maupun non fisik pemerintah desa.

Jadi, bagi desa yang belum memiliki dan belum mengantifkan BUMDesnya, ia meminta agar segera dibuat dan diaktifkan.

“Bila perlu mendatangkan para ahli dibidang BUMDes,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Desa Kopang Rembiga, Medianto mengakui, BUMDes sangat bermanfaat, baik bagi desa maupun masyarakat. Disamping bisa mensejahterakan masyarakat dan bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Itu pun bila dikelola dengan baik dan bagus.

“Kalau kami di desa lebih cendrung menggunakan BUMDes berbasis kelompok usaha. Dimana, setiap kelompok diberikan modal untuk mengembangkan usahannya,” jelasnya. (DIK)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here