LOMBOK TENGAH, kanalntb.com – Wakil Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri resmi membuka Festival Bulan Pesona Bau Nyale di pantai Dondon, desa Mertak, Pujut, Senin (5/2) malam.

Dipilihnya pantai Dondon sebagai lokasi pembukaan festival sekaligus untuk melaunching pantai ini sebagai salah satu destinasi wisata baru. “Semoga dapat memberikan makna yang strategis bagi kemajuan pembangunan ekonomi pariwisata di Loteng,” ungkap Wabup.

Menurut Wabup keberadaan pantai Dondon ternyata begitu memesona Pengunjungnya. Sehingga, ini diharapkan bisa menambah pilihan destinasi wisata yang harus dikembangkan di luar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Oleh karena itu perayaan pembukaan Festival Pesona Bau Nyale 2018 di pantai Dondon ini juga bermakna sangat strategis. Disamping untuk melestarikan budaya masyarakat yang berkembang secara turun temurun, juga dalam rangka memperbanyak destinasi wisata yang bisa perkenalkan kepada dunia luar.
Apalagi, tradisi bau nyale merupakan pesta rakyat yang sudah ada sejak puluhan tahun silam dan hanya digelar sekali dalam setahun. Tradisi ini juga telah menjadi ajang silaturrahim oleh masyarakat Loteng dan sebagai ajang memperkenalkan budaya legenda putri mandalika.

Karakteristik budaya ini juga telah menjadi daya tarik tersendiri bagi warga Lombok, bahkan bagi para wisatawan. Oleh sebab itulah, tahun ini festival bau nyale berbeda dari tahun sebelumnya dengan digelar sebulan penuh dengan nama Festival Bulan Pesona Bau Nyale.

Selama sebulan penuh festival ini akan diisi berbagai kegiatan dan mata lomba. Seperti, voli pantai, peresean dan lainnya. Diharapkan para pengunjung tetap menjaga keamanan dan ketertiban. “Jangan sampai pesta rakyat ini tercoreng oleh tindakan-tindakan yang tidak terpuji. Mari kita hormati dan perlakukan para tamu terutama para wisatawan dengan baik,” pungkas wabup.

Dari pantauan kanalntb.com warga terus berdatangan menyaksikan pembukaan festival bulan pesona bau nyale ini dengan ikut serta menangkap nyale. Tampak wajah keletihan warga yang begadang semalam suntuk, ternyata terobati, dengan banyaknya nyale yang keluar, Selasa pagi (6/2). “Luar biasa nyalenya banyak keluar,” ucap Japar, salah satu warga Praya.(DIK)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here