SUMBAWA BESAR, kanalntb.com – Penyebaran narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) saat ini terus menjadi perhatian serius semua kalangan. Hal itu disebabkan sasaran tembak peredaran narkoba yang tak kenal usia. Termasuk menyasar usia anak-anak.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumbawa Paryono SH MH saat memberikan pengarahan di depan siswa-siswi SMPN 1 Sumbawa Besar pada kegiatan “Jaksa Masuk Sekolah (JMS)”, Kamis (9/11), mengimbau agar para siswa lebih berhati-hati dan jangan mudah menerima sesuatu atau titipan dari orang yang tidak dikenal.
“Para siswa jangan sampai terpancing dengan pengaruh narkoba. Sekarang ini jenis narkoba bermacam-macam. Ada yang berupa permen dan jenis mainan anak-anak. Pelibatan anak-anak juga sudah mulai dan ada indikasi dijadikan kurir dengan iming-iming imbalan tertentu,” papar Paryono.

Selain itu, hal lain yang juga ditekankan, yakni masalah penggunaan media sosial (medsos). Dia meminta anak-anak tidak sembarang mengunduh atau membagikan berita dari sumber yang tidak jelas. Juga menulis kalimat-kalimat yang berisi hasutan, kontens kesusilaan, pornografi, pencemaran nama baik, maupun status yang menyinggung perasaan orang lain atau menimbulkan isu SARA yang bernada hasutan.

“Anak-anak SMP biasanya terlalu terbuai saat asyik bermain gadget. Zaman sekarang kan sudah semakin canggih. Anak-anak SD, SMP, bahkan usia dini sudah melek IT,” tandasnya.

Dia menambahkan, pengawasan orang tua juga perlu ditingkatkan, di antaranya melihat, memeriksa, dan mengarahkan penggunaan gadget bagi anak-anaknya.

“Orang tua tidak boleh gaptek dan harus mengikuti perkembangan IT. Pengawasan tidak hanya tanggung jawab sekolah, orang tua juga harus aktif mengawasi anak-anaknya,” tandasnya. (k9)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here