SUMBAWA BESAR, kanalntb.com – Video mesum dua siswa sebuah SMA di Sumbawa Besar viral diperbincangkan berbagai kalangan. Pasalnya akibat video berdurasi kurang dari dua menit yang diupload oleh sebuah akun facebook itu telah membuat geger jagad pendidikan dan mencoreng nama baik sekolah tempat kedua siswa itu menimba ilmu.

Dalam video berdurasi pendek itu terlihat keduanya tengah memadu kasih layaknya pasangan dewasa. Dimana keduanya masih mengenakan seragam sekolahnya. Video tersebut diunggah beberapa hari lalu, namun satu jam setelah video itu diupload sudah dihapus oleh pemilik akun facebook yang mengunggahnya.

Menanggapi kasus tersebut Kepala Sekolah, Syamsu Ardiansyah, MPd mengaku kecewa dan sangat menyayangkan kejadian ini, meski kejadiannya di luar jam sekolah.

” Saya sangat terpukul sekaligus kecewa atas terjadinya kasus ini, meskipun kejadian di luar jam belajar dan di luar sekolah namun atribut seragam yang mereka kenakan membuat saya miris,” ujarnya.
 
Dikatakan,  dirinya mendapat informasi terkait masalah ini dari wali kelas dan mendapatkan kiriman video itu dari seorang staf pengajar.

“Saya sudah menyaksikan langsung video itu, dan saya akui keduanya merupakan siswa saya,” jelas Syamsu.

Setelah mengetahui kasus tersebut, Pada kegiatan Imtaq dirinya menyampaikan kepada para siswa tentang hal itu, namun ternyata para siswa sudah mengetahuinya, bahkan para siswa meminta sekolah mengambil tindakan tegas terhadap kedua siswa tersebut, karena dianggap mencoreng nama sekolah mereka yang sudah mampu mengukir banyak prestasi.

Orang tua siswa laki-laki sudah mendatangi pihak sekolah, namun pihak orang tua siswi tersebut justru telah melaporkan kasus ini ke kepolisian.

“Kalau kita keluarkan tanpa disertai surat pindah sama halnya dengan membunuh karakter siswa bersangkutan, sehingga kami mempunyai kebijakan untuk memberikan surat pindah. Silahkan saja dicari sekolah mana yang mau menerimanya,” tandas Syamsu.

Kasus ini kata Kasek, hendaknya menjadi pembelajaran bagi anak-anak, karena akses-akses yang berhubungan dengan itu terlalu mudah dan gampang diperoleh.

“Kalau bicara tentang pembinaan bukan hanya jadi kewenangan sekolah saja, bahkan sudah seringkali diingatkan. Diluar itu kami tidak bisa memantau, karena bimbingan dan perhatian dari orang tua sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (k6)

2
66%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
1
33%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here