SUMBAWA BESAR, kanalntb.com–Pembangunan dermaga Sebotok Pulau Moyo Rabu, 1 November 2017 mulai dikerjakan. Awal pengerjaannya ditandai dengan pemasangan tiang pancang dermaga. Proyek ini dibangun menggunakan anggaran APBD (DAK) Tahun 2017 senilai Rp. 8.785.034.000 dikerjakan selama 125 hari kerja.

General Manager PT. Kencana Raya Abadi Sentosa, Selamet Sugiharto mengaku optimis pihaknya dapat menyelesaikan proyek ini tepat waktu.

“Semua material kami bawa dari Surabaya, hanya material batu saja yg merupakan material lokal. Pasirpun kami ambil dari Surabaya dengan tujuan sekalian transportasinya,” ujar Sugiharto.

Dijelaskan, proses pemancangan akan diikuti dengan pengecoran beton, pemasangan balok, plat pekerjaan coast way, urukan tanah dan pasangan batu. Hanya saja proses pelaksanaan pekerjaan itu terkendala di akses.

Saat awal dilaksanakan survey, kata Sugiharto, posisi air sedang pasang sehingga asumsinya tongkang bisa merapat ke pantai untuk mendroping material bangunan, namun begitu tim diturunkan selama 3 minggu berturut-turut ternyata air kering, sehingga diputuskan untuk membuat akses.

“Kami melibatkan masyarakat untuk membuat akses tersebut, dengan memberikan upah yang sesuai,” ungkap Sugi sapaan akrabnya.

Pemasangan tiang pancang di 72 titik merupakan salah satu pekerjaan inti dan membutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk menyelesaikannya, dengan estimasi 6 tiang pancang berhasil dipasang setiap harinya. Kendati demikian pemasangan tiang pancang itu dinilainya tidak sulit karena pekerja yg digunakan merupakan tenaga spesialis.

Hanya saja diakuinya proses pemancangan banyak terkendala oleh akses, karena posisi crane  harus flat sehingga posisi tiang pancang dapat terpasang tegak lurus.

“Pekerjaan terberat adalah pancang dan beton itu. Beton itu ada standart,14 hari waktu testnya, tapi kita 7 hari saja, hari ke 8 begitu test masuk saya bisa angkat, ” terang Sugi.

Sebelum mengerjakan proyek ini ia pernah menggerjakan proyek SDB Bali bantuan Jepang WWTP (rawa 10 hektar)

“Dari segi peralatan plus material yang dibutuhkan sudah tidak ada hambatan, setelah material ini diturunkan selanjutnya akan menggambil batu di Labuhan Badas. Nunggu pasang airnya supaya tongkang bisa merapat ke pantai, tambahnya.

Terhadap beberapa usulan yang disampaikan oleh Tim TP4D pihaknya akan tetap mengacu arah dan referensi spek, sedang terkait kondisi cuaca pihaknya juga telah mendapatkan data tentang pasang surut, faktor cuaca dan arah angin serta akan tetap berkoordinasi dengan BMKG.(k6)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here