SELONG, kanalntb.com – Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur (Lotim) Akhmad Roji menuding ada oknum pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lotim yang menjadi biang kerok terhambatnya investasi di wilayah Lotim. Terutama menyangkut masalah tanah.

“Tidak pernah ada investasi serius di Lotim karena ada unsur indikasi terstruktur dan masif oleh oknum BPN,” ungkapnya di Sekarteja, Sabtu (11/11).

Dia menambahkan, masalah yang timbul ini justru merupakan poin keengganan investor melabuhkan duit mereka di wilayah Lotim. Salah satunya masalah yang berkaitan dengan tanah.

“Seperti di Ekas dan Pantai Pink. Banyak tanah sekitar sana yang bersertifikat ganda,” tandasnya.

Sertifikat ganda tersebut banyak ditemukan di wilayah Kecamatan Jerowaru. Hal inilah yang selalu menimbulkan persoalan yang mengerucut pada konflik sehingga investor tidak berani melabuhkan investasinya di wilayah tersebut.

“Belum lagi masalah keamanan,” ujarnya.

Akhmad Roji, yang baru menjabat beberapa bulan ini, pun heran ketika beberapa destinasi wisata di Lotim sedang ramai, di sana pula mulai ada gangguan-gangguan keamanan. Salah satunya di wilayah selatan Lotim. Yang Akhirnya berdampak pada merosotnya pendapatan wilayah itu sendiri.

Dia berharap agar semua elemen masyarakat bersama-sama memajukan dan berkomitmen membangun kesadaran pariwisata. Juga berkomitmen untuk terus mempromosikan destinasi-destinasi wisata di wilayah lotim. Baik yang sudah terkenal maupun yang belum dilirik wisatawan mancanegara (wisman) ataupun wisatawan nusantara (wisnus). (k10)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here