MATARAM, kanalntb.com – Ketua Harian DPD Partai Golkar Nusa Tenggara Barat, H Misbach Mulyadi mengungkapkan untuk bisa memenangkan paket Suhaili-Amin pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 dibutuhkan anggaran Rp100 miliar.

“Kalau lihat kebutuhan bukan hanya Rp100 miliar, bahkan bisa lebih dari itu,” kata Misbach Mulyadi, Minggu (29/10).

Dia mengatakan, kalau dikalkulasikan jumlah anggaran yang sudah digunakan sejak awal rencana mencalonkan diri sebagai Gubernur NTB oleh Ketua DPD Golkar NTB, H Moh Suhaili FT sudah menghabiskan dana mencapai ratusan juta rupiah, bahkan lebih.

“Di bulan Ramadhan kemarin saja, kita sebarkan 50 ribu sarung untuk masyarakat. Belum lagi kegiatan lain yang diluar agenda. Itu sudah berapa kita habiskan,” ungkapnya.

Menurut mantan anggota DPRD NTB ini, berdasarkan pengalaman yang ada, pengeluaran paling besar atau paling berat biasanya saat pencalonan nanti, yakni untuk honor saksi. Dimana hitungan per saksi sebesar Rp 250 ribu perorang.

“Biasanya kita butuh dua orang saksi per TPS. Tinggal kalikan saja dua saksi per TPS dengan jumlah TPS yang ada di seluruh wilayah NTB,” jelasnya.

Selain, biaya saksi. Yang juga nanti akan mengurangi anggaran itu pada saat kampanye door to door, buat bazar dan lain sebagainya.

“Untuk saat ini kita butuh Rp 50 miliar. Angka itu gabungan Golkar dan Nasdem,” katanya.

Meski demikian, Misbach menegaskan anggaran yang dikeluarkan untuk pencalonan H Moh Suhaili FT itu, bersumber dari kader partai berlambang pohon beringin, termasuk para kader yang kini duduk sebagai anggota DPRD provinsi maupun kabupaten/kota.
“Jadi sumbernya dari para kader,” tandas Misbach.

Ketua Harian DPD I Partai Golkar ini juga menyebut bahwa diantara calon yang akan maju mungkin Suhaili-Amin yang minim dananya.” Saya pastikan calon kami yang termiskin dibanding calon lainnya,” ungkapnya.(k2)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here