SUMBAWA BESAR, kanalntb.com – Investasi sektor kelautan di Kabupaten Sumbawa cukup menggeliat. Potensi yang sangat berkembang dan diminati para investor adalah komoditi udang. Ada beberapa perusahaan dari Singapore, Korea, Jepang dan beberapa perusahaan dalam negeri serta usaha kelompok masyarakat dan perorangan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Sumbawa, Ir. Dirmawan menjelaskan, dari sisi produksi Sumbawa memiliki konstribusi besar terhadap produksi udang nasional. 

“Tahun lalu Sumbawa mampu memproduksi 80 ribu ton, dan tahun ini menargetkan 87 ribu ton. Baik yang diproduksi oleh petambak tradisional, semi intensif bahkan petambak super intensif,” kata Dirmawan.

Menurut Dirmawan, dalam rangka meningkatkan produksi udang di Sumbawa telah dilaksanakan program revitalisasi.

“Kita harapkan para investor yang sudah berinvestasi mampu menghidupkan kembali lahan-lahan yang selama ini tidak tergarap. Lahan-lahan yang tadinya tidur atau tidak difungsikan, dapat diaktifkan lagi dengan kehadiran para investor,” ujarnya.

Selain itu kata Dirmawan, pada lahan-lahan marginal dapat juga difungsikan sebagai lahan budi daya udang, seperti yang terjadi di kawasan selatan Sumbawa, termasuk lahan-lahan tandus di tepi pantai juga dapat difungsikan sebagai lahan tambak.

Kabupaten Sumbawa, terang Dirmawan memiliki beberapa kawasan mina politan untuk pengembangan budidaya komoditi udang. Ada enam kawasan yang terus dan akan dikembangkan sehingga nampu meningkatkan produksi udang, khususnya udang Paname. Keenam kawasan tersebut yakni, Kecamatan Empang, Plampang, Labangka, Alas, Alas Barat, Utan termasuk juga Kecamatan Rhee.

“Hampir seluruh komoditi udang Sumbawa merupakan kualitas ekspor. Namun ekspor tidak langsung dari Sumbawa ke negara tujuan tapi dilakukan oleh eksportir di Jawa ke Negara tujuan Amerika, Jepang, Korea, Singapore dan lain-lain,” jelasnya.

Pemerintah daerah menyambut positif dan memberikan respon baik atas investasi ini. Tugas pemerintah daerah menyiapkan infrastruktur. karena sektor kelautan adalah sektor produksi (driver sektor), untuk mendorong perkembangannya perlu ada sektor pendukung (supporting sektor). Karena investasi membutuhkan listrik, sarana transportasi, jalan, telekomunikasi dll.

“Tugas pemerintah menyiapkan infrastruktur pada sektor- sektor perikanan, termasuk memberikan jaminan kepastian keamanan,” pungkas Dirmawan.(k6)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here