MATARAM, kanalntb.com- Partai Golkar patut kecewa dengan pasangan Sopoq Angen (Fauzan Khalid – Sumiatun). Bagaimana tidak, keduanya ternyata hingga saat ini tidak mengindahkan surat persetujuan dari DPP Partai Golkar terkait penetapan Nauvar Furqoni Farinduan sebagai calon Wakil Bupati Lombok Barat.

Juru bicara DPD I Partai Golkar NTB Chris Parangan mengatakan hari ini 23 Oktober 2017 merupakan batas akhir eksekutif dan legislatif di Lombok Barat untuk mengajukan calon Wakil Bupati Lombok Barat. Itu mengacu pada ketentuan aturan undang-undang tentang pemerintah daerah nomor 32 tahun 2004 pasal 35 ayat 2 Junto UU nomor 10 tahun 2016 .

Padahal, kata politisi muda itu, DPD II Partai Golkar Lombok Barat yang diketuai Sumiatun yang mengajukan surat permohonan kepada DPP Partai Golkar terkait pengisian posisi calon Wakil Bupati Lombok Barat. Nauvar Furqoni Farinduan yang juga kader Golkar itu diusulkan melalui surat bernomor 210/Golkar-Lobar/VIII/2016.

Surat DPD II Golkar Lombok Barat itu pun langsung direspon dengan cepat oleh DPP. “Bayangkan, kurang dari sebulan saja DPP Partai Golkar langsung mengeluarkan surat persetujuan dengan nomor B-641/Golkar/IX/2016 tanggal 2 September 2016,” kata Chris kepada kanalntb.com baru saja.

Tapi, lanjut Chris yang merupakan orang dekat Nurdin Halid, Golkar sangat dirugikan lantaran hingga saat ini surat yang ditandatangani langsung Ketua Umum Setya Novanto itu tidak diindahkan. Bahkan, hingga 18 bulan 17 hari sejak dilantik,Fauzan Khalid di Lobar tidak mampu mengeksekusi surat tersebut bersama Sumiatun.

Dengan begitu, dia menilai hal itu sebagai preseden buruk bagi kepemimpinan Fauzan Khalid di Lombok Barat. “Jadi wajar saja DPP belum mengeluarkan SK untuk pasangan Sopoq Angen, wong surat yang diminta pasangan Fauzan (Sumiatun) saja malah hingga hari ini dicuekin. Lantas mereka mau minta apa lagi, mengatasi 45 anggota DPRD Lobar saja nggak beres,” tegas suami Kadis Perindustrian Provinsi NTB Hj.Baiq Eva Nurcahyaningsih.

Chris menduga selama ini ada konspirasi politik yang buruk terhadap Partai Golkar. Tindakan tersebut jelas merugikan dan menurunkan marwah Partai Golkar yang menjadi pemenang pemilu 2014 di Lombok Barat dan NTB. (k1)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here