MATARAM, kanalntb.com – Walikota Mataram, H Ahyar Abduh, berusaha bijak terhadap banyaknya kritikan yang ditujukan kepadanya terkait seringnya ia meninggalkan daerah untuk kepentingan pencalonannya sebagai Bacagub pada Pilgub mendatang.

Seperti sering mendapat sorotan dari anggota dewan provinsi NTB yang terpilih dari Dapil Kota Mataram. Sebut saja salah satunya Made Selamet dari PDIP, yang kerap menyoalkan tentang kemampuan Ahyar menjaga kesinambungan pembangunan yang Ia sebut misalnya seperti dalam kasus MWP. Dalam kesempatan berbeda juga orang nomor satu di Kota Mataram itu oleh Selamet, diminta lebih fokus dan tidak sering meninggalkan kewajibannya sebagai kepala daerah, hanya untuk mementingkan proses pencalonannya sebagai salah satu Bacagub di Pilgub mendatang.

Terhadap tudingan ini Walikota dua periode ini menyatakan bahwa kritikan merupakan suatu hal biasa. Dan ia tetap berusaha bijak menyikapi hal tersebut. “Itu (kritikan) hal yang wajar, ” ujarnya.

Ahyar membantah jika kepergiannya ke luar daerah semata mata pergi belajar politik. Hal tersebut hanya kebetulan semata. Mengingat dirinya akan menjadi salah satu kandidat Pilgub yang akan datang.

“Ini hanya kebetulan saja, mengingat saya salah satu orang yang akan ikut pilgub,” ungkapnya, Selasa (31/10).

Dia memaparkan, kepergiannya ke luar daerah itu bukan sekedar untuk belajar politik melainkan melakukan kegiatan pemerintahan yang memang tidak bisa diwakili.

Baca Juga : Seruu…!!! PAN Akan Tinggalkan Gerbong Ahyar

Ia mencontohkan seperti seperti pada Selasa (1/11) besok, dimana dirinya akan melakukan kunjungan kerja di Bandung bersama beberapa kepala daerah lainnya. Hal itu dalam rangka melakukan pendatanganan MoU untuk pencegahan korupsi. “Dan itu tidak bisa diwakili,” imbuhnya.

Lanjutnya, terlebih lagi saat jelang akhir tahun. Saat itu akan banyak sekali agenda-agenda maupun kegiatan. Jadi kepergiannya keluar Kota Mataram hanya suatu kebetulan. Sebab ia sebagai salah satu bakal calon untuk pilgub mendatang, tentu juga perlu melakukan komunikasi-komunikasi tentang politik.

Namun ia menegaskan akan tetap pada tugas pokoknya, yakni menjalankan roda pemerintahan. Dirinya tetap akan fokus terhadap itu. “Saya akan tetap fokus,” tegasnya

Baca Juga : Usung Ahyar-Mori, PPP NTB Tidak Ingin Kelain Hati

Meskipun begitu, ia mengucapkan terimakasih terhadap masukan maupun kritikan padanya. Sebab dengan itu, ia bisa memacu dirinya lebih baik lagi dalam membangun Kota Mataram, bahkan NTB kedepannya.

Ahyar katakan walaupun dirinya di luar daerah, dirinya selalu melakukan pemantauan. Ia tetap menerima laporan dari masyarakat juga yang lainnya via Handphone.

“Jadi saya akan suruh orang orang untuk menindaklanjutinya,” tutupnya. (k8)

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here